Pakaian Adat Nias

Mengenal pakaian adat tradisional masyarakat Nias.

Kalung, gelang, anting-anting, serta mahkota ini adalah beberapa aksesoris pelengkap pakaian adat yang biasa digunakan oleh perempuan Nias.

Mahkota atau yang disebut juga dengan nama "rai" biasa digunakan di kepala oleh laki-laki Nias sebagai pelengkap.

Kalung atau yang biasa dikenal sebagai Kalabubu ini juga digunakan oleh laki-laki sebagai pelengkap.

Naha nafo adalah tempat atau tas yang berisi sekapur sirih yang biasa digunakan saat hari besar, seperti di pernikahan atau saat penyambutan tamu.

Baluse (Perisai tradisional Nias) ialah alat yang digunakan oleh masyarakat Nias pada zaman dahulu, untuk menangkis serangan tombak (Toho) dan Tolögu (pedang), ketika sedang berperang. Baluse terbuat dari kayu yang keras dan ringan (biasanya kayu manawa), dan dibentuk seperti daun pisang.

Tolögu (pedang) adalah senjata jarak dekat yang digunakan untuk menyerang lawan. Tolögu memiliki ciri khas berupa bola kayu (rago) yang dihiasi taring babi hutan (ukiran kayu/bambu) pada bagian sarungnya, dan gagangnya biasanya dipahat membentuk kepala hewan (burung lasara). Zaman dulu Tolögu merupakan atribut para bangsawan (si u'lu) yang menggambarkan kedudukannya dalam struktur masyarakat adat.

Galeri Pakaian Adat Nias